Minggu, 02 September 2012

Aku, Kamu, Pohon dan Akar

Kamu itu seperti coklat, bagitu manis dan sangat ku sukai.
Kamu itu seperti Baek Soong Jo, disukai banyak orang, dan orang yang paling konsisten menyukaimu adalah aku :)

Tepatnya tadi malam, aku berkunjung ke rumah seorang teman lama, entahlah, setiap aku bertemu dengan teman, entah teman SMP, SMA maupun teman ngaji semua tanya tentang kamu. Begitu spesialnya kamu untukku hingga mereka selalu menanyakanmu dan memberi informasi-informasi tentang kamu. Haha, lucu.
Kalau Oh Ha Ni suka Baek Soong Jo dan memeperjuangkan cintanya selama 4 tahun, aku lebih dari itu, aku suka kamu sejak SMP samapai sekarang, kira-kira ini sudah lebih dari 6 tahun, bedanya hanya selama 6 tahun tersebut aku kurang konsisten untuk menunggumu dan memilih menjalin hubungan dengan beberapa orang, sebenarnya ini bukan masalah konsisten atau tidak, ini terlebih kepada kamu yang memilih orang lain untuk bersamamu. Tapi sekarang aku malah merasa aku memiliki harapan setelah kamu mengatakan bahwa aku bagaikan akar dan kamu pohonya. Seperti ini ceritanya;
Beberapa hari yag lalu aku lagi demam salah satu singlenya Cherrybelle, lirik lagunya seperti ini;

"Seringnya diriku merindukanmu, rindukanmu
katakan padaku arti diriku dihatimu
ku kan ada untukmu, kau selalu dihatiku
everytime u miss me u need me remember me
I will come to u, I promise u, I love u . . . . ."

Terinspirasi dari lirik tersebut akhirnya aku memberanikan diri untuk menanyakan "Apa arti diriku bagimu?", lewat pesan singkat pastinya.
Dengan harap-harap cemas aku menunggu balasan darimu, 1 menit terlewati, 1 jam, 2 jam dan beberapa jam berlalu hingga handponeku berbunyi, ada pesan, ternyata kamu . . .
"Sori baru bales, baru bangun. Kalo kamu tanya gitu akan aku jawab Fa. Gak ada pohon yang menjulang tinggi tanpa akar yang kuat, salah satu dari bagian akar itu kamu Fa, kalo kamu bingung kamu merenung, kamu punya personality yang bagus hanya kurang diasah"
Yap, antara bingung, senang dan bertanya-tanya. Bingung karena kenapa dia memilih akar, senang karena paling tidak dia menganggapku ada dan paling tidak cukup berarti, bertanya-tanya karena kenapa dia tidak memilih batang atau daun saya yang lebih terlihat berarti . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar