Senin, 29 April 2013

Surat Cinta Untuk Ayah

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat ulang tahun Bapaak, semoga panjang umur dan sehat selalu. Amin
Ini umur yang ke-48 yaa? waah makin tua nih, hehe :p
Semoga dengan bertambahnya usia bertambah pula keimanannya, amin...

Sebelumnya aku ucapkan terima kasih dan permohonan maaf karena hanya terus menyusahkan orang tua, terima kasih sudah mendidikku hingga sekarang aku menjadi sosok yang berani dan tangguh. Terima kasih pula telah mengirimku kedalam keadaan yang mengharuskanku untuk lebih berjuang dibandingkan teman-temanku, sungguh aku menikmati perjuangan ini. Syukur tak henti-hentinya ku panjatkan atas semua yang di berikan Allah untukku.

Sesungguhnya di balik semua ambisi dan mimpi-mimpi besarku yang ku inginkan hanyalah hidup dalam kesederhanaan dan kedamaian dalam sebuah keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, sholat bersama maupun mengaji bersama. Aku menantikan saat-saat kita sholat berjamaah bersama, sepertinya tak hanya aku, tapi juga Ibu dan Adik. Kalau memang sekarang Bapak belum siap maka aku akan menunggu sampai Bapak siap untuk menjadi imam dalam setiap sholat kami. Aku sangat menunggu saat-saat itu :)

Meski kata orang Bapak adalah sosok yang keras kepala, namun Bapak adalah sosok "Ayah nomer satu sedunia" untukku, sosok yang selalu aku banggakan kepada teman-temanku dan kepada siapapun.
Ini adalah lirik dari lagunya Ada Band yang selalu aku dengerin ketika aku lagi gak semangat, setelah dengerin lagu ini dan inget Bapak biasanya aku langsung semangat..

Teringat masa kecilku kau peluk dan kau manja
indahnya saat itu buatku melambung disismu terngiang hangat nafas segar harum tubuhmu
kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu
Kau ingin ku menjadi yang terbaik bagimu
patuhi perintahmu jauhkan godaan yang mungkin ku lakukan
dalam waktuku beranjak dewasa
jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak

Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
ku trus berjanji tak kan khianati pintanya
AYAH DENGARLAH BETAPA SESUNGGUHNYA KU MENCINTAIMU
KAN KU BUKTIKAN KU MAMPU PENUHI MAUMU...


Selamat ulang tahun, nitip Ibu dan jangan lupa untuk terus bahagiakan Beliau.

Dari gadis kecilmu yang sekarang sudah beranjak dewasa
DINA ARIFA

Sabtu, 27 April 2013

Doa

Sampai di jalan ini saya berpikir; Sesungguhnya di balik semua ambisi ini saya hanya ingin hidup dalam kesederhanaan dan bersahaja dalam keluarga yang damai yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Sholat berjamaah dan mengaji bersama.


Allah terima kasih atas nikmat-Mu. Peluk saya, jauhkan saya dari hal-hal yang mampu menggoyahkan iman ini. Peluk saya, jangan pernah lepas...

Kamis, 10 Januari 2013

Sukses Berbanding Lurus dengan Usaha





Untuk pertama kalinya merasakan benar-benar seperti anak kuliahan di semester 5 ini. Kenapa? Yap karena memang jarang sekali memegang buku. Di semester 5 ini sepertinya saya lebih fokus untuk mendalami kegiatan non akademik (baca:mencari uang) hahahaha :D




Hari ini adalah hari terakhir UAS, namun tugas numpuk. “lho kok malah online?” iya nih karena Eviews saya tidak bisa di instal sehingga mau ngerjain tugas jadi mbambet karena harus pinjem lepi temen untuk ngerjain tugas ini. Lepi saya sedang tak bersahabat.




Minggu depan adalah waktunya KKN, sedikit terbersit rasa males, pengen di Surabaya aja atau pulang kampung lagi aja ke Banyuwangi. Hmm gak boleh gak boleh, harus semangat :D




#np : sally sendiri- peterpan




Single-single peterpan pun menemani saya menegrjakan tugas. Oh bukan, online tepatnya :D




Saya tiba-tiba jadi teringat akan pernikahan Luna Maya beberapa waktu yang lalu yang ternyata bukan bersama dengan Ariel. Padahal pikir saya dulu mereka akan menikah setelah semua yang terjadi (pikir: penantian Luna dari Ariel menikah dengan istrinya sampai kemudian bercerai). Ah semua di dunia ini memang penuh dengan ketidakpastian, serba relative dan unpredictable.




#np : bintang- peterpan




Kalo boleh saya telaah lebih lanjut semua kejadian yang terjadi pada kita itu karena hukum sebab akibat. Tidak mungkin orang kaya tanpa usaha, tidak mungkin orang sukses tanpa bekerja keras, tidak mungkin orang cakep kalo orang gak tuanya cakep, atau boleh jadi orang tuanya biasa aja tapi anaknya bisa cakep karena tuh anak rajin ngurus dirinya. Usaha selalu berbanding lurus dengan hasil. Terus untuk anak yang katanya “geblek” tapi lolos SNMPTN gimana? Yang katanya ada faktor “X”? nah, kalo saya pribadi meyakini bahwa faktor X tersebut adalah hal baik di masa lalu yang pernah dia lakukan yang di balas oleh Tuhan di masa sekarang.




Kalo boleh saya membuat model ekonometrinya saya akan menuliskannya seperti  ini:




S = α + b (E)




S = sukses




α = intercept (kelebihan yang diberikan Tuhan seperti cantik, pintar, kaya)




b = multiplier (skill)




E = usaha




 




Jadi tidak hanya faktor penentu dari Tuhan saja yang mempengaruhi kesuksesan kita, tapi kesuksesan juga di pengaruhi oleh usaha dan skill. Skill berperan sebagai multiplier atau efek pengganda dari usaha kita. Besarnya skill di pengaruhi oleh seberapa sering kita berusaha dan mencoba memecahkan masalah. Jika dapat di hitung secara kardinal (nominal) contohnya adalah sebagai berikut :




1.   Citra adalah seorang anak yang cantik dan berasal dari keluarga kaya, namun dia adalah seorang anak yang malas dalam bersekolah, tidak pernah menergajakan tugas.




Maka nilainya : cantik (7), kaya (8), malas dan tidak pernah mengerjakan tugas membuat skillnya rendah, hanya (0.2) dan nilai usahanya hanya sebesar (5), jadi :




S =  15 + (0.2) (5)




S = 15 + 1 = 16




2.     Anggun seorang gadis desa yang berasal dari keluarga miskin dengan penampilan yang sangat biasa dan tidak secantik Citra. Namun dia adalah gadis pekerja keras yang tak panatang lelah dalam belajar dan membantu orang tuanya.




Maka nilanya : miskin (5), tidak cantik (5), angka multipliernya sebesar (0.9) karena dia kerja kerasnya membuat dia lebih terampil dan lebih cekatan dalam menghadapi masalah hidup. Dan nilai usahanya adalah (20), jadi :




S = 10 + (0.9) (10)




S = 10 + 18 = 28

Total nilai (kemungkinan kesuksesan) antara Citra dan Anggun lebih besar Anggun.




Nah dari sini dapat terlihat kan usaha atau kerja keras itulah yang sebenarnya signifikan mempengaruhi kesuksesan. Hehe




Model ini hanya model ekomonetri sederhana yang banayk salahnya karena ada masalah multikoleniaritas (hubungan antar variable independennya) tapi paling tidak  fakta di dunia nyata sudah terbukti kok kalau kesuksesan itu terjadi karena adanya usaha keras.




SEMANGAT PERCEPATAN!! ^.^

Selasa, 08 Januari 2013

L.O.S.E

Aku ingin tahu sosok "kamu" dalam hujan yang kamu tulis

Aku ingin tahu sosok "kamu" yang ada di kata pengantar skripsimu

Aku ingin tahu sosok yang ada dalam percabangan rindumu, sosok yang pernah kamu jadikan keruh karna ingin luluh seluluh.

Lama sekali tak bertemu, dan puncaknya kemarin, pertemuan terakhir kita di kala siang hari yang cerah tiba-tiba mendung dan hujan, aku lupa bagaimana cara kita berkomunikasi, kamupun juga begitu. Aku jadi teringat pertemuan terakhir sebelum akhirnya kita tak bertemu lagi sangat lama. Sama seperti kemarin. Ditempat yang sama dan melakukan hal yang sama. Diam.
Aku tidak menyukai cara kita berkomunikasi, kenapa harus berbeda saat kita sudah saling mengenal. Atau karna kejadian dulu? Aku ingin kamu menjadi sosok pendongeng seperti dulu lagi. Menceritakan tentang dirimu tanpa menetupi apapun.

Ah aku jadi menyalahkan setiap kejadian dulu itu. Dan setiap setelah bertemu denganmu aku selalu membenci diriku sendiri.

Minggu, 06 Januari 2013

Revolusi 2013

Tepatnya malam tahun baru kemarin. Saya dan teman-teman yang lain jalan bareng untuk merayakan pergantian tahun. Makan, liat kembang api dan menyebrang ke Madura. Malam itu ada salah seorang teman bertanya mengenai apa yang akan saya dilakukan di 2013? rencana apa? dan adakah revolusi?
Saya diam, berpikir, dan kemudian teman saya berkata "Kalau aku 2013 harus juara KTI nasional minimal 2 kali, study ke Thailand dan bla bla bla... lalu untuk urusan agama aku ingin menghafal juz 30"
Saya : #Glek nelen ludah. anjir ni cowok detail banget.

Sejak malam itu saya jadi berpikir, saya harus punya tujuan yang jelas, merencankan impian secara spesifik, menata hidup dan yang jelas menata hati.

***

Beberapa waktu terakhir saya banyak merenung. Beberapa kejadian membuat saya berpikir (baca:galau). haha. Ah sudahlah, STOP galau, jangan buang waktu!! Cepat bangkit Ifa!!


Ini adalah penguat saya, terpasang jelas di depan pintu almari pakaian.


    
Dina's Dream

dan ini adalah message dari teman yang ketika membacanya membuncah semangat saya ^.^

Rilo's massege


Lalu untuk revolusi 2013??

Bismillah.. 

Kadang saya merasa lelah, merasa ingin dikuatkan bukan hanya mengutkan, tapi saya percaya lelah ini hanya sementara.Semangat Ifa,kamu bisa dan kamu hebat ^.^

Selasa, 11 Desember 2012

Lazuardi dan Samudra

Ini bukan merupakan tulisan saya, ini saya ambil dari catatan seorang teman dan dia juga mencuplik dari "Sutardji C. Bachri- SATU", berkali-kali saya membaca tulisan ini, saya suka, mengena dan saya putuskan untuk menuliskan di blog saya. Dulu saya bukanlah seseorang yang terlalu memperhatikan dan menyukai sastra, namun karena sering baca tulisan kakak dan seorang teman yang saya kagumi juga sering menggunakan sastra dalam surat-suratnya saya pun sedikit mempelajari sastra, dan yang terakhir kali adalah saya tertarik dengan blog seorang sasatrawan yang pada gilirannya memotivasi saya untuk membuat blog ini. Ini dia, Sutardji C. Bachri- SATU


Lazuardi dan Samudera kembali bersua di penghujung cakrawala.
Mengabur jarak, hingga tak ada batas di antara keduanya.
Menyesap senja diantara anyir air laut bergemuruh sendu.

Lazuardi : "Kenapa kau begitu relanya memantulkan wujudku pada dirimu?”
Samudera: "karena itu refleksi.”
Lazuardi : “Lalu, kenapa kau tak tunjukan saja dirimu sendiri, warnamu sendiri? Kurasa itu tak salah dan tak dosa .”
Samudera: “Karena itu caraku menunjukan jati diriku. Kau adalah diriku, begitupun yang lainnya,” tersenyum, menatap semburat jingga Sang Senja.
Lazuardi : “Bodoh. Entah siapa yang bodoh diantara kita? Seandainya saja aku bisa menginterpretasikan semua ini..” menghela napas..

Samudera menatap dan menggenggam tangan Lazuardi lekat.
"Terkadang ada beberapa hal di dunia ini yang tak perlu kau pikirkan. Cukup nikmati saja, pahami, dan rasakan hembusannya dalam-dalam. Karena didalammu adalah bersemayam segala ketidakpastian, dan didalam-Nya bermuara segala kekekalan”
Lazuardi : “Aku tak mengerti apa yang kau bicarakan, tapi terimakasih ..!”
Samudera: “Untuk apa?”
Lazuardi : “Karena kau selalu menyempatkan diri bersamaku di cakrawala ini. Mempersempit  tabir hingga aku dapat menyentuh mayamu sebelum lelap berganti. Entah apa yang harus ku hibahkan padamu? Entah…”
Samudera: “Tidak perlu berterimakasih.. Memang sudah seharusnya seperti itu, karena kita adalah satu. Dirimu adalah diriku. Begitupun aku yang juga dirimu.”
Lazuardi : “Lalu, apa yang harus ku hibahkan padamu?” suaranya kembali menaik.
Samudera: “Bahagialah selalu. Itu bayaran yang cukup bagiku,,”
Lazuardi : “Apa bisa?”
Samudera: “Aku ada untuk kau gunakan.”
Lazuardi : “Aneh. Kenapa aku harus melakukannya? Kenapa?!”
Samudera: “Karena aku tak ingin melihat duka menyertaimu. Kau adalah diriku, begitupun sebaliknya. Kau hanya perlu percaya. Bahwasanya yang tertusuk padamu, berdarah padaku .. Tapi yang lebam membiru padaku, tak perlu ngilu padamu.

IT JUST ABOUT J*DG*



Minggu malam di minggu ke empat bulan November. Tepatnya di Kota kecil di Jawa Timur, Jember. Kota yang sedari kecil sangat saya sukai karena di Kota inilah Pakde terbaik saya tinggal. Saya selalu menantikan ketika lebaran dan berkunjung ke rumah Pakde yang satu ini, sosok penyabar, teduh serta taat.

Sekarang saya sudah beranjak dewasa, sudah berumur 20 tahun. Ini bukan soal Pakde yang penyabar lagi atau dengan masakan Bude yang sederhana namun sangat  saya nikmati ketika melahapnya. Ini tentang, umm sosok yang sedari dulu saya ****, hehe

Sore hari, kira-kira pukul 16.05, pesan masuk dari seorang teman yang menanyakan nanti malam jadi keluar apa tidak. Dengan gaya yang tidak seALAY seperti biasanya saya menjawab “kalau kamu bisa ya ayo”. Yap, akhirnya kita deal janjian keluar pukul 18.30.

Adzan magrib mulai berkumandang, saat itu saya tak segera sholat karna keasyikan ngobrol dengan teman-teman saya SMA, semua berkumpul di dalam satu kamar dan menceritakan banyak hal, dan saat tiba giliran saya bercerita sudah pasti saya menceritakan tentang teman yang akan saya temui di pukul 18.30, teman yang,,, ummm, dari dulu saya sukai, hehe

Kira-kira pukul 18.00 saya bergegas untuk menunaikan sholat, setelahnya saya malah asyik melakukan permainan “gak jelas” dengan teman-teman. Sebenarnya saya tahu kalau “dia” adalah orang yang tepat waktu, hal ini karena dulu waktu kami janjian untuk bertemu dia juga tepat waktu. Ternyata benar, dia datang sebelum pukul 18.30. waw, saya bergegas untuk bersiap-siap, mengenakan kostum terbaik saya yang hari itu juga adalah hari pertama pemakaiannya (baru coy, hehe). Teman-teman ikutan heboh karena saya panik sendiri ketika dia sudah datang, rencana awal adalah saya akan berdandan secantik mungkin karena ada teman saya yang jago berdandan, dia sudah siap untuk mempoles muka saya yang pas-pasan ini namun karena saya terburu-buru karna tidak ingin membuat orang yang saya sukai menunggu akhirnya saya hanya memakai bedak biasa, pake jilbab pinjeman tanpa model yang wah dan sepatu pinjeman pula, karena sepatu saya kurang match dengan kostum yang saya kenakan -,-

Sudah siap keluar menemuinya, berbekal komentar dari teman-teman bahwa saya sudah “lumayan cantik” akhirnya saya keluar menemuinya, sejuta doa saya panjatkan agar malam itu saya tidak melakukan kesalahan apapun.

----- bertemu, saya langsung di bonceng untuk keluar ke beberapa tempat. Hal pertama yang dia suguhkan adalah”wanggiiii”, dari belakang saya menebak-nebak apa parfumnya. Saya menikmati perjalanan menuju tempat pertama, tidak banyak bicara namun saya menikmatinya.

Tempat pertama adalah lesehan pinggir jalan, sederhana tempatnya namun saya sangat senang, serambi makan kami membicarakan banyak hal dan sesekali terdiam. Dia bertanya lumayan banyak hal, saya menjawab sekedanya dan tidak bertanya terlalu banyak. Ini adalah skenario dari teman saya bahwa saya tidak boleh banyak bicara, tidak boleh alay dan menggebu-gebu. Huhuhu sial, bukan saya banget -,-. Oke skenario berjalan dengan lancar.

Sudah selesai, tempat kedua adalah food court di salah satu dept store di Jember, lumayan lama disini, setelah menarik kursi untuk mempersilahkan saya duduk dilanjutkan dengan dia menarik kursinya untuk duduk. Tak selang beberapa lama dia memulai pembicaraan, seingat saya diawali dengan “bagaimana kuliahnya? Bisnisnya? Dan dengan B**** (kode mantan)”, dengan senyum semanis mungkin saya jawab dengan santai, tidak menggebu dan jelas. Beberapa menit berlalu, ketika kami saling diam ternyata tanpa di sadari single dari miliknya ARMADA mengalun, menjadi back song perbincangan kami, kau tau kawan apa lagu tersebut?? Judulnya adalah BUKA HATIMU yang dilanjutkan dengan KAU PEMILIK HATIKU. Hanjurittt pas banget lagunya, hwahahaha

Okey, setelah tempat tersebut kami beranjak untuk pulang, dia menanyakan “pulangkah atau kemana lagi?”  saya jawab bahwa saya belum ingin pulang. Lalu kami memutuskan untuk jalan-jalan di depan pertokoan. Toko-toko tutup, mungkin karena hari Minggu jadi jalanan agak sepi. Inilah puncak dari senangnya saya malam itu, berjalan berdua dengan orang yang paling saya suka, kalau dilihat memang biasa aja, jalan kaki berdua di pinggir toko, ahh biasa aja. Tapi sungguh kawan saya sangat bahagia. Saya sampai berpikir dan mengatakan ke teman saya bahwa mugkin saya akan selalu bahagia meskipun tidak melimpah harta asalkan bersamanya, dan sudah pasti teman-teman saya menjawab “yo kono makan cinta gak butuh duit!!” hahaha

Pulang, di tempat parkir. Ini moment yang tak terlupakan juga. Bingung nulisnya, pokoknya yang dia lakukan membuat saya melting. Sangat melting J

Sudah 6 tahun lebih, entah sampai kapan. Semoga indah ^.^